|
MEOR?
|
|
04-10-2009, 01:46 PM
Post: #1
|
|||
|
|||
MEOR?
![]() ![]() ![]() MEOR merupakan singkatan dari Microbial Enhanced Oil Recovery. MEOR dapat diartikan sebagai suatu metode untuk meningkatkan perolehan minyak bumi dari suatu reservoir minyak bumi dengan menggunakan bantuan agen hayati (mikroorganisme), khususnya menggunakan bakteri asli dari reservoir tersebut (indigen). Teknik MEOR dimaksudkan sebagai metode lanjutan (recovery) dalam proses penambangan minyak bumi, yaitu untuk mengambil sisa-sisa minyak bumi yang belum bisa diproduksi karena terperangkap di dalam pori-pori batuan reservoir. Aplikasi mikrobiologi lingkungan sudah banyak dikembangkan untuk kehidupan manusia. Mulai dari bioremediasi, antikorosif bacteria, aeromikrobiologi, dan masih banyak lagi. Bidang mikrobiologi telah menyentuh ke berbagai disiplin ilmu lainnya hingga salah satunya ke dunia perminyakan. Mikrobiologi minyak bumi telah berkembang hingga salah satu tekniknya digunakan untuk merecovery minyak bumi dari reservoir yang sudah marginal hingga sumur tua. Sampai saat ini, minyak bumi merupakan sumber energi yang penting bagi kebutuhan hidup manusia karena minyak bumi memenuhi 32% total energi yang dibutuhkan dunia disamping penelitian lain yang sedang digalakkan untuk mencari energy alternative yang lebih murah, efisien dan ramah lingkungan. Telah diketahui bahwa pada sumur-sumur minyak yang telah tidak produktif lagi masih terdapat minyak bumi berkisar 60 – 70% dari total cadangan minyak yang terdapat di dalam reservoir tersebut. Hal ini terjadi karena penambangan dengan penggunaan teknologi yang ada hanya mampu memproduksi minyak bumi sebesar 30 – 40% dari total cadangan minyak yang terdapat di dalam reservoir tersebut. Sisa cadangan minyak bumi tersebut terperangkap di dalam pori-pori batuan reservoir tidak bisa mengalir keluar diaki-batkan beberapa faktor, diantaranya viskositas minyak bumi yang sangat tinggi, pori-pori batuan yang kecil, dan tekanan reservoir yang rendah. Adanya suatu teknik yang mampu digunakan untuk meningkatkan perolehan minyak bumi dengan mengambil sisa minyak bumi yang terperangkap di batuan reservoir akan memberikan hasil yang menguntungkan bagi industri perminyakan dunia. Penggunaan agen hayati (mikroba) sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perolehan minyak bumi telah banyak diteliti, yang dikenal dengan teknik MEOR (Microbial Enhanced Oil Recovery). Bakteri yang digunakan dalam teknik MEOR ini me-rupakan bakteri yang menggunakan hidrokarbon sebagai sumber karbon, bakteri ini umumnya diisolasi dari sumur minyak itu sendiri atau dengan kata lain indigenous. Penelitian menunjukkan bahwa bakteri-bakteri hasil isolasi dari sumur minyak tersebut ada yang mampu menghasilkan metabolit sekunder berupa asam organik, biosurfaktan, biopolimer, gas, dan pelarut. Produk-produk metabolit sekunder yang dihasilkan mikroba tersebut mampu mengubah karakteristik batuan reservoir dan minyak bumi. Larutnya matriks batuan reservoir (meningkatkan porositas dan permeabilitas), menurunkan tegangan antar muka minyak-air, menurunkan viskositas minyak bumi, dan meningkatkan tekanan reservoir merupakan beberapa efek positif yang dihasilkan oleh metabolisme sekunder mikroba. ![]() |
|||
|
« Next Oldest | Next Newest »
|

Search
Member List
Calendar
Help



![[Image: cool_md_wht.gif]](http://students.itb.ac.id/~opik106/cool_md_wht.gif)

